Asuransinya Juga Lebih Murah
Posted by Unknown on 11.20
Harga jual yang relatif lebih murah membuat mobil Low Cost
and Green Car (LCGC) diburu konsumen. Tidak hanya itu, mobil ini diburu juga
memiliki premi asuransi yang murah pula.
--------
Asuransi Astra yang selama ini menangani asuransi kendaraan
bermotor mengakui untuk kendaraan katagori satu yakni segmen LCGC, bermain di
rate minimum. Karena ini segmen middle low. Tapi di atasnya atau kendaraan
selain LCGC, Asuransi Astra tetap bermain di atas maksimum, dengan tambahan
fitur-fitur dengan layanan-layanan
terbaik. “Tapi dengan sistem baru yang diberlakukan OJK (Otoritas Jasa
Keuangan) untuk kendaraan di atas LCGC, justru kita tidak mengubah
harganya," jelas CEO Asuransi Astra, Santosa.
Apa alasan mobil LCGC memiliki premi yang relatif murah?
Santosa menuturkan Asuransi Astra yang terkenal dengan Garda Oto-nya memberikan rate minimum karena jenis mobil ini
baru. "Karena ini merupakan rate baru dan untuk mendukung produk-produk
yang berada di kategori satu atau LCGC. Dan kami akan melihat ke depannya
seperti apa," katanya.
Dengan menerapkan rate minimum ini, Asuransi Astra tidak mengganti
kerusakan LCGC jika rusak karena bencana
alam. Namun pihak asuransi bisa saja memberikan perlindungan bencana alam
asalkan konsumen memilih untuk menggunakan rate maksimum.
"Untuk LCGC kami hanya mengeset (memilih) untuk batas
minimum (premi rendah-red). Tanpa ada perlindungan seperti kategori lain di
atasnya (kendaraan di luar LCGC-Red). Karena untuk kategori lainnya banjir,
gempa, kami akan lindungi tanpa ada biaya tambahan," ujar Santosa.
Sehingga Santoso menjelaskan untuk tiga wilayah yang dibagi
OJK, Asuransi Astra melalui Garda Oto akan tetap menggunakan premi minimum.
"Aturan yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu
membatasi minimumnya. Dan memberikan maksimum untuk standar service. Artinya
hanya asuransi dalam instrumen keuangan. Tapi kami diperkenankan untuk
memberikan harga di atas maksimum. Sejauh kita menjelaskan kepada OJK dengan
produk yang sudah ada (penambahan layanan-Red)," tambahnya.
Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur tarif atau
premi asuransi kendaraan di Indonesia berdasarkan 3 wilayah. Wilayah pertama
Pulau Sumatera, wilayah kedua meliputi Jawa Barat, Jakarta dan Banten dan
wilayah ketiga di luar daerah tersebut.
Namun keputusan terbaru OJK dinilai tidak menjadi
permasalahan besar untuk Asuransi Astra. Meski ada perubahan tarif asuransi
ini, Santosa menjelaskan tarif premi Garda Oto tidak mengalami perubahan.
"Masalah harga? OJK sekarang kan ada rate harga
minimum, tapi dari dulu kita tidak pernah berkompetisi di harga. Karena segmen
kami ialah untuk segmen menengah ke atas yang sadar akan pentingnya
layanan," kata Santosa.
"Sehingga dengan OJK rate (harga premi baru-Red) kita
tidak berubah. Justru kompetitor yang ratenya sangat murah, mereka kini
menaikan ke rate minimum yang ditentukan OJK," tambahnya.
Dan hal ini juga yang membuat Asuransi Astra (Garda Oto),
tidak terlalu besar mengubah harga rate yang ditawarkan kepada pelanggan
asuransi mereka.
"Sehingga harga rate kita sebelum ada OJK (aturan rate
minimum baru-Red) dan sesudah ada, perbandingan harganya tidak terlalu besar.
Dan tingkat layanan kita akan tambah terus, dari sisi kompetisi harusnya saat
ini kita jauh lebih kompetitif (dibandingkan dengan asuransi
lainnya-Red)," katanya.
Merek-merek mobil yang menggunakan jasa Asuransi Astra
adalah seperti Toyota, dan Daihatsu. "Memang mayoritas pangsa pasar (saat
ini-Red) produk-produk Astra cukup besar. Seperti diketahui Toyota berhasil
mengambil market share (penjualan-Red) di atas 36 persen, Daihatsu mendekati 20
persen atau produk Astra bisa mencapai 50 persen. Sehingga mayoritas pelanggan
kita memang dari mobil-mobil keluaran Astra walaupun kita tidak menutup
kemungkinan memiliki pelanggan di luar astra," tutupnya.
Sementara itu mengenai kinerja Asuransi Astra di 2013,
Asuransi Astra membukukan
premi bruto sebesar Rp 3,8 triliun atau mengalami
peningkatan sebesar 23,4 persen dibanding tahun sebelumnnya dengan laba bersih
Rp 873,141 miliar atau mengalami peningkatan hingga 17,6 persen. (end)
Categories: Teknologi
