Mengenali dan Menjaga Liver tetap Sehat
Posted by Unknown on 21.50
Menjaga kesehatan di tengah kesibukan yang menumpuk
adalah prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa sadar liver Anda bekerja
keras kian berat dan tiap hari. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang
tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar konsumsi gizi seimbang.
Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam
detoksifikasi, mengatur metabolism tubuh dan membentuk antibody untuk system pertahanan tubuh.
Menjaga liver agar tetap sehat mulai dari sekarang, karena fungsinya yang
sangat penting dan hanya ada 1 buah saja dalam tubuh kita ( seperti jantung).
Penyebab radang hati atau liver adalah :
Pola hidup yang tidak sehat
Aktivitas tinggi dan olahraga berlebihan tanpa diimbangi
oleh istirahat dan pola tidur yang baik.
Minum obat berlebihan
Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan higienis
Minum alkohol berlebihan
Pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang
Mengenali gejala dan menjaga liver tetap sehat :
Mudah lelah dan lesu
Mengalami depresi
Nyeri di sisi kanan perut
Nafsu makan hilang
Mual, muntah, dan diare
Warna kulit dan bola mata berwarna kekuningan atau bahkan
kuning
Kadang persendian terasa nyeri
Air seni berwarna gelap, seperti air teh
Penyakit hepatitis peradangan pada hati yang disebabkan
oleh virus hepatitis. Jenis hepatitis yang sering dijumpai yakni hepatitis A,
B, dan C, Hepatitis A bersifat akut dan jarang menjadi kronis. Sedangkan
hepatitis B dan C termasuk penyakit hati yang kronis atau menahun yang dapat berlanjut menjadi
sirosis dan kanker hati apabila tidak ditangani dengan baik.
Banyak orang tak sadar kalau menderita hepatitis karena
biasanya tanpa gejala pada awlanya. Pasien bisa menderita lebih dari satu jenis
hepatitis dalam waktu bersamaan. Namun, ada juga yanhg terkena satu jenis
hepatitis baru diikuti hepatitis yang lain. Radang hati atau liver yang
disebabkan oleh virus Hepatitis A, B, dan C memiliki pravalensi tinggi di
Indonesia, hasil penelitian menunjukkan 20 juta penduduk Indonesia terjangkit
oleh hepatitis A, 20 juta lebih penduduk lainnya terkena hepatitis B, 8 juta
lebih penduduk Indonesia mengidap hepatitis C.
Menjaga liver agar tetap
sehat adalah dengan mengonsumsi temulawak. Temulawak (curcuma
xanthorriza) yang berasal dari family Zingiberaceae, banyak ditemukan di
hutan-hutan tropis, termasuk di Indonesia. Dari segi kualitas, temulawak
Indonesia termasuk paling baik, jika dibandingkan dengan Negara-negara
lain. Rimpang temulawak mengandung curcumin
yang berperan : Meningkatkan aktivitas enzim Gluthatione S-transferase (GST)
serta keompok enzim Glutathione lain (Gs-x) dalam hati yang memiliki pernana
penting sebagai detoksifkasi dan antioksidan. Temulawak atau Curcuma
Xanthorrizha telah dikenal oleh Bangsa
Indonesia sebagai tanaman herbal yang bermanfaat sejak dahulu.
Hati, organ besar yang terletak pada sebelah bawah kanan
tulang rusuk ini mempunyai fungsi bermacam-macam, yaitu sebagai tempat
pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, sebagai tempat penyimapanan
zat-zat mineral, seperti zat besi, kalium dan tembaga, penyimpan cadangan air,
dan tempat pembakaran gula serta pembentukan kolesterol. Ia juga yang mengubah
lemak menjadi asam lemak. Zat-zat racun yang masuk dari luar tubuh maupun yang
terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju
usus.
Penyakit hati dapat disebabkan oleh virus, yang dikenal
dengan penyakit hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non A dan non B.
Selain itu, penyakit hati dapat pula berasal dari pola konsumsi makanan yang
salah atau zat-zat kimia yang terkandung dalam obat, seperti antibiotika,
parasetamol, arsenal, dan obat-obatan yang dikonsumsi manusia dalam bentuk
hidangan fast food.
Jangan dilupakan pula bahwa zat-zat cemaran dari polusi
udara mampu menyerang hati secara lambat laun tetapi pasti. Timah hitam (Pb)
dan kadmium (Cd) merupakan kntaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara.
Kontribusi terbesar Pb dan Cd berasal dari knalpot kendaraan bermotor yang
selain mencemari udara, juga dapat mencemari makanan dan air. Zat-zat polutan
tersebuta akan disimpan secara akumulatiof dalam hati dan dalam jangka waktu
yang lama dapat menyebabkan sirosis hati.
Minuman beralkohol yang menjadi bagian dari gaya hidup
sebagian kaum selebriti dapat juga menimbulkan sirosis hati setelah di knsumsi
dalam waktu yang lama. Selain terhadap hati, alkohol juga dapat menyerangt
otot-otot jantung dan otak.
Penderita gangguan lever dianjurkan makan makanan yang
dikukus atau direbus dan menghindari goreng-gorengan, karena lemak daoat
merangsang hati untuk bekerja keras dalam kondisi sakit. Juga perlu dihindari
masakan yang terlalu banyak mengandung cuka, lengkuas, cabai, bawang, dan
rempah-rempah, seperti merica, pala, dan ketumbarm karena bahan-bahyan tersebut
dapat merangsang lambung, dan secara refleks hati menjadi nyeri. Perbandingan
makanan yang mengandung kemak, protein, dan karbohidary adalah 1:1:5. Net/imm
Categories: Kesehatan
