Hanura Tak Akan Jadi Oposisi Lagi
Posted by Unknown on 00.25
* Hary Tanoe: Internal Diselesaikan Internal
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura, Hary
Tanoesoedibjo menanggapi serius terkait desakan agar dirinya mundur dari
partai. Menurutnya mereka yang mendesaknya keluar dari partai adalah oknum.
"Itu kan oknum," ujar Hary Tanoe di
sela-sela acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Hanura di Hotel
Sultan, Jakarta, Selasa (6/5).
Menurut Hary persoalan tersebut mestinya diselesaikan
di internal partai dan tidak dibicarakan di luar. Rasanya kurang bijak kata
Hary Tanoe jika polemik itu dibawa ke luar partai.
"Tidak perlu kita sampaikan. Begini ya, masalah
internal diselesaikan secara internal. Kalau ada oknum bicara di luar itu saya
rasa kurang bijak,"
Lagi pula, kata Hary, partainya belum akan
mengevaluasi hasil Pileg karena rekapitulasi hasil penghitungan suara di
tingkat nasional belum selesai dilaksanakan.
"Ngapain dievaluasi? Tunggu dulu sampai
pengitungan suara selesai. Rapat ini hanya membahas koalisi," ujar Hary.
Sebelumnya, Ketua DPP Hanura, Yuddy Chrisnandi,
meminta Hary Tanoe mengundurkan diri terkait hasil perolehan Hanura dalam Pileg
2014. Yuddy menilai partainya gagal mencapai target perolehan suara pada pemilu
legislatif karena Hary Tanoe tak menjalankan instruksi pemenangan seperti yang
ditetapkan dalam rapat pimpinan nasional.
Selain Yuddy, Wakil Sekjen partai Hanura,
Kristiawanto juga meminta partainya mengavaluasi Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT)
sebagai ketua Bapilu.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengungkapkan,
pengumpulan semua pimpinan dan pengurus partainya di Jakarta dalam rapat
pimpinan nasional itu untuk membahas masalah yang dianggap mendesak.
Wiranto menuturkan, ada aspirasi dari internal partai yang menginginkan
Hanura tak kembali menjadi oposisi pada 2014. Atas alasan itu, semua
fungsionaris partainya diajak berembuk untuk menentukan jalur koalisi yang
paling berpotensi memenangkan pilpres tahun ini.
"Kita bahas hal-hal yang menyangkut kepentingan partai bersifat
khusus dan mendesak," kata Wiranto di sela-sela Rapimnas I Hanura,
kemarin. (kcm)
Categories: Politik
