Ludes, Tiket Kereta Lebaran hingga H+6

Posted by Unknown on 23.37
JAKARTA –  Tiket mudik kereta api (KA) H-5 hingga H-1 Lebaran dari Jakarta ke berbagai daerah sudah ludes dalam 10 menit melalui penjualan online. Bahkan situs penjualan tiket kereta api crash karena hits yang masuk mencapai 9 juta pengakses. Sementara tiket arus balik hingga H+6 atau tanggal 4 Agustus juga sudah habis terjual.
Sebanyak 26.000 calon penumpang per hari dari H+1 sampai H+6 akan datang ke Ibukota. "Dari H+1 sampai H+6 untuk tiket arus balik sudah habis terjual. Kalau H+7 arus balik akan dibuka pada Rabu (7/5), pukul 00.00," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 1 Jakarta, Agus Komarudin saat dihubungi wartawan di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/5).


“Dari H+1 sampai H+6 untuk tiket arus balik sudah habis terjual. Penjualan tiket H+7 arus balik akan dibuka Rabu (7/5), pukul 00.00."
Agus Komarudin, Kepala Humas PT KAI Daops 1 Jakarta




Agus menjelaskan, arus mudik pada masa angkutan Lebaran sudah dapat dibeli melalui media online. Untuk KA tambahan arus balik sendiri, kata dia, belum ditentukan. "Ini hanya untuk KA reguler saja ya. Kalau KA tambahan masih dirapatkan," tuturnya.
Paling banyak jumlah calon penumpang yang akan melakukan arus balik mudik Lebaran 2014 itu berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan wilayah Jawa Barat masih cenderung lebih sedikit. Karena kereta api jurusan Jawa Barat merupakan kereta jarak menengah. "Tiket sendiri masih fluktuatif karena kadang ada juga yang melakukan pembatalan tiket," ujarnya.

32 KA Mudik Tambahan
Namun, PT KAI menyediakan 32 kereta tambahan yang tiketnya bisa dibeli pada H-7 Lebaran. "Tambahan KA nantinya ada 32 KA. Jadi 14 KA ekonomi PSO (Public Service Obligation atau subsidi), 14 KA eksekutif-bisnis, dan 4 KA ekonomi non-PSO," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwi Atmoko di kantornya di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/5).
PT KAI, imbuhnya, akan menjual tiket KA tambahan Lebaran itu pada H-7 Lebaran. Tiket KA yang habis, adalah tiket KA jadwal reguler yang dijual H-90. "Tambahan KA tadi bisa angkut 21.792 seat (kursi). Agak menurun dibanding tahun lalu yang 42 (KA tambahan), sekarang 32," imbuhnya.
Tujuan KA tambahan ini adalah rute ke Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti ke Semarang, Yogya, Surabaya. KA tambahan tahun ini lebih sedikit, karena ada beberapa jadwal kereta yang dulunya berstatus 'KA tambahan' kini sudah berubah menjadi 'KA reguler'. "KA Cirebon Ekspres, Argo Jati, Argo Parahyangan yang dulunya KA tambahan jadi reguler tahun ini, makanya berkurang jumlahnya (KA tambahan)," tuturnya.
Meski KA tambahan lebih sedikit dibanding tahun lalu, namun kapasitas penumpang yang akan diangkut moda KA dalam masa mudik Lebaran akan lebih banyak dibanding tahun lalu. "Secara total lebih banyak 6 persen dibanding tahun lalu karena KA regulernya naik," tutur dia.
Kemenhub, seperti tahun lalu, juga akan menyelenggarakan mudik gratis dengan sistem motornya dipulangkan gratis namun penumpangnya naik kereta sendiri. "Nanti ada mulai H-7 sampai H-3. Kami sudah dapat anggaran PSO (Public Service Obligation alias subsidi) untuk 3.150 motor yang mudik bolak-balik. Pulangnya H+3 sampai H+7," ungkap dia.
Tujuannya untuk lintas utara, mudik motor gratis ini ke Cilegon-Tegal-Semarang-Poncol. Sedangkan untuk lintas selatan mudik motor gratis melayani tujuan Kutoarjo-Lempuyangan-Solo-Jebres. "Daftar dulu akhir Mei ini. Beli tiket untuk orangnya. Yang kita bayarin itu motornya tapi orangnya harus naik kereta. Untuk menghindari diselewengkan dibuka 1 bulan sebelum Lebaran, kira-kira 21 Mei," jelas Hermanto.

Daops 8 Tambah 5 Kereta
Sementara itu, khusus PT KAI  Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan akan menambah lima unit kereta Lebaran periode tanggal 21-27 Juli 2014. Lima kereta itu terdiri atas dua kereta komersial (bisnis-eksekutif) dan tiga kereta ekonomi.
Manajer Humas PT KAI Daops 8 Sri Winarto mengatakan, dua kereta komersial adalah Gajayana (Malang-Jakarta) dan dan KA Gumarang (Surabaya-Jakarta). Sedangkan tiga kereta ekonomi tambahan adalah Kertajaya (Pasar Turi-Jakarta), Matarmaja (Malang-Jakarta), dan Pasundan (Gubeng-Bandung).
Tambahan ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Diperkirakan angkutan Lebaran tahun ini naik sebesar 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.  "Angkutan Lebaran tahun ini kita perkirakan mencapai sekitar 33.760 penumpang per hari atau naik sekitar 11 persen. Sebab tahun ini ada tambahan beberapa kereta baru, yang tahun lalu tidak ada dan lima kereta Lebaran," kata Sri Winarto di Surabaya, Selasa (6/5) kemarin.
Enam kereta baru yang dioperasikan setelah Lebaran 2013 adalah KA Bangun Karta (Gubeng-Jakarta), Probowangi (Gubeng-Banyuwangi), Maharani Ekspress (Pasar Turi-Lamongan), Penataran Ekspress (Gubeng-Malang), Sarangan (Gubeng-Madiun), dan Bima (Surabaya-Malang).
Estimasi yang disampaikan Manajer Pemasaran dan Angkutan PT KAI Daops 8 Sujarwo lonjakan ini disebabkan adanya tambahan kereta, semua kelas. "Masuk akal kalau kenaikan itu disebabkan adanya tambahan kereta, baik kereta reguler maupun kereta tambahan lebaran," ungkapnya.
Sementara rincian jumlah penumpang menurut kelas diprediksi 4.300 untuk kelas eksekutif, 2.256 kelas bisnis, 9.080 ekonomi, dan 18.124 kereta lokal. Dengan estimasi 33.670 penumpang per hari, maka prediksi jumlah penumpang Lebaran mencapai 607.680 sepanjang 18 hari angkutan Lebaran.
PT KAI Daops8 menegaskan tidak ada perubahan tiket sepanjang Lebaran. "Tidak ada perubahan untuk kelas ekonomi. Sedangkan kereta komersial mengikuti ketentuan Tarif Batas Atas dan Bawah," pungkasnya. tri, dit, kbc 
Categories: